Showing posts with label MC. Show all posts
Showing posts with label MC. Show all posts

Sunday, March 8, 2009

Grogi? wajarrrr!

"Duuuuhhh, gw grogi bangettt nih, bisa gak ya gw tampil maksimal nantinya? abis grogi banget kayak gini..."

Guys, believe me, grogi itu wajaarrr bgt! Dan rasa grogi itu bukan hanya milik MC/Presenter/Announcer amatiran, tapi juga milik mereka-mereka yang udah profesional. Seorang MC yang jam terbangnya udah tinggi banget pernah cerita sama saya, bahwa dia pun SELALU grogi sebelum tampil. Dan menurutnya hal tersebut sangat wajar, even kita udah mempersiapkan diri sebaik-baiknya pasti ada sedikit rasa grogi sebelum kita tampil. Jadi gak masalah.

Yang terpenting adalah, sebelum kita memulai penampilan, persiapkan diri kita dengan baik, tarik nafas dalam-dalam, yakinkan diri kita bahwa kita BISA dan BERDOA semoga Tuhan senantiasa melancarkan dan memudahkan segala sesuatunya. Di menit-menit awal penampilan mungkin rasa grogi itu masih kita rasakan, tapi lama-kelamaan akan menghilang dengan sendirinya dan kita semakin menguasai jalannya acara/presentasi yang kita lakukan.

Jadi, gak usah takut dengan rasa grogi, yang perlu kita lakukan adalah me-manage rasa grogi itu. InsyaAllah lancar! :)

Wednesday, March 4, 2009

[MC] Things to do before ngemsi!

Hal-hal dibawah ini PENTING hukumnya untuk dilakukan oleh MC sebelum memandu sebuah acara, apa aja sih? yuk mariii disimak.

1. Kenali dengan baik acara yang akan dipandu, acara formilkah, semi formilkah, non formilkah, detil acara dari a-z, detil pembicara dari a-z, audiens, dsb.

2. (Kalo sempet dan bisa) hadiri acara Gladi Resik. *tapi kalau kita udah punya bayangan akan acara tsb sih gak hadir juga gak papa, yang penting udah siap segala-galanya ya!*

3. Persiapkan busana yang sesuai dengan nuansa acara. Awas saltum!

4. Bikin MC Card! It's a must! MC Card nih ngebantu bangettttt untuk memandu tertib acara yang satu ke acara yang lainnya. Khusus MC Card ini, nanti akan saya bikin postingan khusus, tunggu ya!

5. Datang lebih awal dari jadwal yang ditetapkan. Ini WAJIB hukumnya. Selama ini, kalo ngemsi, aku usahain dateng minimal 1 1/2 jam dari jadwal yang ditetapkan penyelenggara/panitia. Secara panik booo kalo mepet-mepet. Mending kepagian deh daripada mepet-mepet, jadi bisa persiapan macem-macem, gak pake panik pula.

6. Lakukan kembali pengecekan microphone, seperti postingan sebelumnya di bawah (Judul : Perhatikan Karakteristik MIC!)

7. Yakinkan diri Anda bahwa selama acara berlangsung tidak akan ke kamar kecil. Kalo tiba-tiba ke kamar kecil berabe bukan??? hehehe

Kalo semua ini udah dilakukan, insyaAllah lancar jaya!

[MC] Jangan pake kalimat pengantar ini ya!

Buat yang suka ngemsi acara formil, tolong hindari kalimat-kalimat berikut, karena gak sesuai dengan kaidah berbahasa yang baik dan benar.

1. Marilah kita menginjak acara selanjutnya *ubin kali diinjek :D*

2. Marilah kita melangkah ke acara selanjutnya *lagi jalan-jalan buuu?*

3. Tibalah kita pada acara yang dinanti-nantikan *tiba, emangnya tadi abis pergi ya? :p*

4. Mic kami serahkan kepada.... *kata mic-nya gak banget deh*

5. Waktu dan tempat kami persilahkan *gimana cara nyerahinnya? abstrak gitu kok...*

6. Hadirin...marilah kita buka/tutup acara ini...dst *dihh..kok ngajak-ngajak hadirin buka dan tutup acara, itu kan tugasnya MC, tapi praktek seperti ini sering terjadi, dan hal ini SALAH*

7. Untuk menyingkat waktu *biarkanlah waktu berjalan apa adanya hehehe*

Okeeeee...udah tau kan kalimat-kalimat apa yang harus dihindari? BEWARE ya! Pilihlah kata-kata lain yang lebih baik, oke!

[MC] Tugas pokok MC ini aja kok...

1. Membuka Acara

2. Memandu Acara

3. Menutup Acara

Gampang kaaaaannnn??? *wink wink*


Note : Penjelasannya menyusul yaaa :)

[MC] Perhatikan karakteristik Mic!

Hal ini sering luput dari perhatian para MC. Hal yang kecil, tapi besar efeknya terhadap warna suara yang dihasilkan dan keempukan suara. Sebelum kita menjadi MC, harap diperhatikan Mic jenis apa yang akan kita pakai dan dimana letak pusat sensitivitas suara.

Ada 3 jenis mic yang umunya beredar di pasaran, yaitu :

1. Omni/Uni Directional
Umumnya, jenis mic inilah yang paling sering digunakan. Bentuknya bulat, serta pusat sensitivitas suara berada pada sekeliling mic. Jadi kita tidak perlu meletakkan posisi antara mic dan mulut kita sedemikian rupa, karena dari sisi manapun kita berbicara, akan tetap terdengar baik dan empuk.

2. Cardiode
Bentuknya kotak panjang dan pusat sensitivitas berada di ujung mic. Dengan demikian, kita harus mengatur posisi mic dengan mulut kita, harus berbicara di ujung mic, agar suara yang terdengar baik dan empuk, jika kita tidak berbicara di ujung mic, maka suara yang dihasilkan akan tidak baik dan terdengar "jauh" dan tidak empuk.

3. Bi-Directional
Pusat sensitivitas suara berada pada sisi-sisi mic. Maka posisi mulut harus ditengah-tengah mic agar warna suara yang dihasilkan baik.

Udah tau kan jenis-jenis dan karakteristik mic? nanti kalo jadi MC jangan lupa ya sebelum ngemsi perhatiiin dulu mic-nya biar suara kita terdengar empuk dan merduuuu :))

[MC] Modal jadi MC apa sih?

Kalo kita liat para MC kondang yang wara-wiri di tipi, sebagian besar pasti punya modal sebagai berikut :
1. Berpenampilan menarik
Penampilan menarik bukan berarti harus cantik atau ganteng, harus langsing instead of gemuk, harus tinggi, bukan berarti seperti itu. Banyak kok MC kondang atau sukses yang wajahnya gak terlalu cantik atau ganteng atau bahkan ada juga yang gemuk, tapi tetep sukses. Penampilan menarik disini artinya, menggunakan aksesori yang tepat dengan body language yang juga tepat. Sebagai contoh, MC dalam acara keagamaan harus berpakaian dan bersikap sesuai dengan nuansa acara tersebut.
2. Rasa percaya diri yang tinggi
Nah, kalo yang ini mutlak hukumnya. Seorang MC yang ingin sukses harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi, karena kita-lah yang memainkan jalannya acara, kita-lah yang memandu jalannya acara, kita-lah sebagai penentu berhasil atau tidaknya sebuah acara. Jika seorang MC sudah memiliki rasa percaya diri yang tinggi, insyaAllah acara sesulit apapun akan bisa dipandu dengan baik olehnya, karena dia tau apa yang harus dia lakukan, dan bagaimana membawa dirinya ke dalam acara tersebut.
3. Berbahasa yang baik dan benar
Terutama untuk MC acara formal. Pemilihan kata dan intonasi suara harus sangat diperhatikan. Akan lebih mudah jika membawakan acara semi formil dan non formil, kita bisa menggunakan bahasa sehari-hari tanpa harus terlalu memperhatikan kaidah bahasa yang baik dan benar, walaupun tetap, pemilihan kata harus tetap diperhatikan jangan sampai memberi kesan serampangan dan tidak sopan.
4. Warna suara yang baik dan microphonis
Untuk point ini, warna suara yang baik dan microphonis tidak mutlak bawaan orok hehehe artinya, "Duh...suara saya gak merdu nih...cenderung cempreng, bisa gak ya jadi MC?" jawabannya bisa. Karena kita bisa belajar bagaimana membentuk suara kita yang sedikit "ringan" menjadi agak "berat" dan terdengar "empuk" di mic. Saya kenal seorang MC senior, yang kalau bicara sehari-hari suaranya tidak se-empuk jika beliau sedang menjadi MC. Dia bilang, jika dia sedang menjadi MC, dia akan memberikan sedikit penekanan di pita suaranya agar suaranya bisa terdengar lebih empuk. Dan hasilnya, memang benar, suaranya terdengar empuk di mic. Jadi, untuk yang berniat jadi MC, jangan terlalu kecewa dengan warna suara yang kita miliki, semua bisa dilatih. Walaupun...memang untuk beberapa warna suara agak sulit untuk tetap terdengar empuk setelah melalui berbagai latihan untuk menyesuaikan warna suara, tapi jangan khawatir, suara yang "ringan" bukan berarti gak bisa sukses menjadi MC, Nirina Zubir contohnya :)
5. Berpengetahuan luas (cerdas)
Jelas, dengan kita memiliki pengetahuan yang luas, kita gak akan "kehabisan bahan" untuk memandu acara, akan banyak bahan omongan yang bisa kita "keluarkan" saat kita menjadi MC. Bukan hanya itu saja, terkadang MC mengalami kondisi spontan dimana harus menyesuaikan dengan acara yang tiba-tiba berubah, jika kita cerdas dan tanggap maka akan mudah bagi kita untuk menyesuaikan acara yang berubah tersebut menjadi terkendali kembali. Khusus untuk moderator/presenter, pengetahuan luas ini juga sangat mutlak hukumnya, karena jika kita menguasai persoalan, maka akan lebih mudah bagi kita untuk memandu diskusi/membawakan presentasi, dan efeknya...dengan menguasai persoalan maka kita akan semakin percaya diri dalam memandu serta membawakan presentasi.
6. Memiliki sense of humor
Lebih kepada MC semi formil dan non formil, agar suasana tidak kaku, serta bisa menjaga emosi penonton tetap semangat mengikuti acara dari awal sampai akhir.
7. Friendy, fleksibel, antusias.
Yang ini sudah jelas kan? :)
Semua modal ini pada intinya bisa diupayakan, jika kita sebelumnya merasa kita tidak memiliki modal-modal diatas, dengan usaha dan kemauan untuk menjadi MC yang baik, maka gak sulit kok memiliki modal-modal di atas. Yuk mariiii :)